Terkadang masa menikam dan terus berlalu pergi ,
Meninggalkan sisa dan membuka seribu luka dihati ,
Walau ku cuba hindarkan kesal di dada ,
Kesilapan lalu menghantui diriku .
Segala yang indah sering menemani diruang sepiku ,
Senyum dan tawamu masih jelas terbayang diruang mataku ,
Kini semuanya menjadi kenangan silam ,
Sesal hati dirundung kecewa .
Aku tak pernah menduga ,
Begini hebatnya duka lara bila berakhirnya cinta ,
Mengapa sukar untuk ku melupakanmu ,
Namun mudahnya kau membenci diriku ini .
Apalah gunanya ku terus mencari kesilapan diri ,
Sedang kau tak pernah mengerti perasaan di hati ,
Pernahkan kau rasa hangatnya kenangan ,
Air mataku tak mungkin mengalir .
Sungguh aku tak mengerti ,
Mengapa semua harus begini ,
Seribu luka kesal dihati .


No comments:
Post a Comment