Powered By Blogger

Wednesday, 18 December 2013

Aku Hanya Pengemis Cintamu



Teman ,

Hadirmu bersama cinta dihatiku . Kau yang pahatkan cinta ini .

Maafkan aku , Izinkan lah aku mengimbas kembali kisah-kisah dulu sewaktu bersama . Aku masih ingat waktu itu kau terlalu akhrab denganku .

Setiap kali kau pulang aku sering saja kau kunjungi . Kita sama-sama bercerita . Bercerita tentang semuannya . Tentang kita , keluarga kita dan masa depan kita . Malah sering saja kau luahkan permasalahan yang kau hadapi dan kita sama-sama penyelesaiannya . Masihkah kau ingat ?

Sering saja orang kampung menganggap kita bercinta . Hatiku membenarkan kata-kata itu tapi tidak ku tahu bagaimana denganmu . Adakah kau menggangapnya hanya sekadar gosip ?

Teman ,

Kepulanganmu baru-baru ini mengembirakanku . Namun dihati ini terselit kesedihan diatas apa yang terjadi kepadamu . Khabarnya kau ditimpa kemalangan , namun begitu keadaanmu tidak begitu serius .

Teman ,

Maaf kepulanganmu tidak ku kunjungi , kerana aku malu pada keluargamu juga jiran sekampung . Bimbang juga diri ini diibaratkan perigi mencari timba .

Kepulangan kali ini kita jarang ketemu dan berbicara seperti dulu . Pernah sekali kau mengunjungiku , itu diatas pintaku . Kenapa kau kelihatan malu bila berdepan denganku berbanding dengan hari-hari sebelumnya ?

Kenapa begitu ? Adakah kau tidak sudi jadikan diriku teman ataupun petemuaan ini adalah satu paksaan bagimu ?

Teman ,

Mengapa setiap pertemuan adanya perpisahan ? . Kita terpisah lagi untuk kesekiaan kalinya . Kau pergi meninggalkan ku untuk menyambung tugasmu di kota .Kepergiaan mu ku iringi dengan senyuman walaupun hati ini merintih duka yang sukar dimengertikan .

Semenjak kepergiaanmu hatiku menjadi tandus . Setandus dan segersang gadis kota , kerana b imbang dirimu terpaut pada mereka .

Teman ,

Sesungguhnya , aku mengharapkan cintamu , cinta yang bakal menghiasi hidupku . Yang bakal memberi sinar kebahagiaan untukku . Memori kita bersama akan ku abadikan . Biarlah ia menjadi kenangan terindah dalam hidupku . Tapi tak pernah aku mengerti mengapakah hati ini terlalu berat untuk meluahkan rasa hati yang terpendam kepadamu .

Walaupun ku kumpulkan keberaniaan itu tapi ia tidak dapat kuucapkan . Mungkin kerana aku adalah seorang wanita yang lemah .




No comments:

Post a Comment